Charlie's posts with tag: social activity

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag social activity
Blog EntryURGENTLY NEED HELP!!! PLZ SHARE IT...Jan 14, '08 11:57 PM
for everyone
bantu forward yah.....TOLONG DI RANTAIKAN... dicari golong darah AB, dan bersedia membantu seorang sahabat: dian_USD , ekonomi 06 kanker otak stadium 4. Hubungi Ketut (0818041674 97). Tolong disebarkan... Thanks before ... cuma copy paste doank udah ngebantu orang lagi

Videobengkulu humanitarian aid 2nd - 15Mb.wmvDec 12, '07 8:15 PM
for everyone


bengkulu humanitarian aid 2nd - 15Mb.wmv (29.9 MB)

Photo AlbumAID FOR DESA SERANGAI, BENGKULU (16 photos)Dec 2, '07 2:32 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Satu jam sebelum mencapai Desa Urai dapat ditemui Desa Serangai. Sebagian besar warga di Desa Serangai berprofesi nelayan yang bermukim persis ditepi pantai. Pada saat gempa terjadi banyak rumah tinggal dan fasilitas sekolah yang rusak berat. Saat bencana warga diungsikan di Posko Bantuan Bencana dipusatkan yang berada di atas bukit yang berjarak kira2 200 meter.

Pada saat pengiriman bantuan ke ini tim WCC menghadapi kendala mental penduduk dan pejabat lokal yang sangat tidak kooperatif. Namun setelah negosiasi yang alot akhirnya bantuan yang kami bawa bisa diserahkan, dan diterima oleh Ex. Sekretaris Posko Bantuan Bencana.

image courtesy by Radiana 'Ipaq' Mahaga.

Photo AlbumAID FOR DESA URAI, BENGKULU (34 photos)Nov 29, '07 8:45 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Lokasi Desa Urai dapat ditempuh dengan waktu 3 jam kearah utara dari kota Bengkulu, melalui jalur lintas barat [JALINBAR]. Kebanyakan penduduk [65KK] adalah petani kelapa sawit yang berasal dari transmigran asal P. Jawa sejak awal tahun 80-an, mereka sebenarnya juga adalah pindahan dari trans Palembang sebelum di relokasi ke Desa Urai.

Awalnya, daerah ini adalah hutan belantara yang setelah melalui waktu yang cukup panjang telah berubah menjadi kawasan pemukimam yang produktif dan perekonomiannya meningkat, apalagi pasaran harga kelapa sawit meningkat pada saat ini. Konon, pada saat warga tiba disini, mereka harus tinggal dibawah jempabatn untuk berlindung sementara sebelum akhitnya mereka benar-benar bias menempati rumah yang layak.

Dampak gempa yang menggoyang wilayah ini telah menyebabkan banyak rumah penduduk hancur, dan sebuah Pondok Pesantren hancur berat. Bahkan. Setelah gempa banyak juga warga yang tidak mampu membangun kembali rumahnya.

Kegiatan belajar-mengajar Pondok Pesantren Darunnaja [Iptidaiyah, Tsanawiyah, Alliyah] terpaksa terhambat. Mayoritas murid [130 orang] berasal dari berbagi pelosok; Jambi, Padang, Palembang, dan sekitarnya, merekapun sekarang ini menempati barak-barak sementara untuk tinggal dan belajar. Fasilitas ruang kelas, computer, dan kegaitan belajar lainnya tidak dapat terlaksana sebagaimana mestinya.

Photo AlbumFUN @ LONG BEACH (13 photos)Nov 29, '07 8:25 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Pantai ini membentang sepanjang 7 km dengan pasir putihnya. Disepanjang pantai terdapat banyak pohon cemara dan beberapa rumah makan, side cottage dan kolam renang. Letak pantai sekitar 3 km dari pusat kota.

some images courtesy by Radiana 'Ipaq' Mahaga

Photo AlbumSUNGAI SUCI BEACH (9 photos)Nov 29, '07 8:21 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sungai Suci, suatu persinggahan untuk menikmati pemandangan indah dan menakjubkan.

Photo AlbumSUNSET @ PULO BAAI BEACH (12 photos)Nov 29, '07 8:20 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu terletak di Propinsi Bengkulu yang jaraknya dari Kota Bengkulu + 20 km ke arah Selatan. Pelabuhan ini mulai dibangun sejak 1980 dan secara operasional mulai dioperasikan pada bulan Juli 1984, yang berada pada posisi 030 47” 30” LS dan 1020 15” 04” BT. Pelabuhan Bengkulu merupakan salah satu Cabang di lingkungan PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia II.

ddd
dThumbnaild
ddd
Kota Bengkulu mungkin tidak lebih besar dari Jakarta Pusat, sehingga menebar virus ini tidaklah sulit dan dalam waktu relatif singkat sudah terasa existence-nya.

Di satu RM Padang kami bertemu dengan rombongan geo-researcher dari Jepang, dan kata salah seorang diantaranya tentu dalam bahasanya;"Ini optimisme yang positif, walaupun bencana tapi pariwisata tetap jalan.,,ne"

Blog EntryKENAPA HARUS KE KELANA NUSANTARA 2007Nov 15, '07 11:15 PM
for everyone

Nature Trekker Indonesia mempersembahkan acara Kelana Nusantara 2007 untuk para traveler dan penggiat kegiatan alam bebas..

 

-D-I- -M-A-N-A-

http://infoklanus.multiply.com/photos/album/1/Denah_Cafe_Omah_sendok

Café Omah Sendok

Jl. Empu Sendok 45, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

 

 

-K-A-P-A-N-

Sabtu – Minggu, 17 – 18 November 2007

10.00 – 21.00 WIB

 

 

- ADA – ACARA – APA – AJA – SIH –

selanjutnya lihat disin-         http://infoklanus.multiply.com/journal/item/3/Kenapa_Harus_ke_Kelana_Nusantara_2007_

-          


VideoSAHUR ON THE ROAD 2006Oct 30, '07 10:03 PM
for everyone


sahur on the road - 15Mb.wmv (15.3 MB)



journey to the center of pangandaran tsunami - recollection 25Mb.wmv (19.7 MB)

Videojourney to center of jogja earthquakeOct 29, '07 9:19 PM
for everyone


journey to center of jogja earthquake - 15Mb.wmv (32.4 MB)

Photo AlbumKELANA NUSANTARA - Travellers Gathering (1 photo)Oct 24, '07 10:01 AM
for everyone

Videojourney to the center of sumatera earthquakeOct 23, '07 2:01 PM
for everyone


journey to the center of sumatera earthquake - 15Mb.wmv (57.8 MB)

Photo AlbumGEMPA SUMATERA - SURVEY STAGE (56 photos)Sep 25, '07 9:39 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Day 1.
Persiapan packages & Keberangkatan ke Lais
Pagi itu jam 08:00 WIB nampak penghubung kami Sdr. Asep dari perwakilan WCC-Bengkulu sudah melambaikan tangannya saat saya dan Radiana ‘Ipaq’ Mahaga tiba di Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu. Kedatangan kami langsung disambut dengan guncangan tanah yang ringan, katanya Asep:”Ini sudah menjadi sarapan orang Bengkulu setiap hari”.

Setibanya di rumah Ibu Ismariah (Ibunda Asep), kami langsung disibukan dengan persiapan pengepakan 60 paket bantuan yang terdiri: beras, gula pasir, kecap manis, sarden, susu bubuk, biskuit, sarung, peci dan mukena.

Perencanaan survey pun juga kami diskusikan, dan mendapat masukan dari Ibu Ismariah dan beberapa teman (Wawan, Anto & Sarmen). Jam ditangan sudah menunjukan pukul 11:30 WIB, tim yang beranggotakan 6 orang pun bergerak ke lokasi bencana. Dengan menggunakan satu jip Taft dan satu Isuzu Panther dengan bak terbuka terisi penuh dengan logistik bantuan yang akan dikirim. Jarak yang akan kami tempuh antara Bengkulu ke Muko Muko adalah 270KM, dan dengan perjalanan normal akan memakam waktu 6-7 jam. Namun, dengan pertimbangan banyak jalan yang rusak dan kami pun harus banyak berhenti untuk melakukan survey, maka waktu tempuh akan mencapai 12 jam.

LAIS – 60KM dari Bengkulu, masuk dalam area Kabupaten Bengkulu Utara, dampak bencana sangat terasa disini. Sebelum memasuki kota Kecamatan Lais kami disuguhkan dengan pemandangan yang mengenaskan, layaknya pasca perang gerilya, banyak rumah dan fasilitas umum yang rusak berat. Tenda-tenda pengungsian pun banyak bertebaran disana.

Jelas terlihat banyaknya bantuan dari segala pihak (Unicef, Naluri Dunia, ACT, PMI, dll) yang berkumpul di Lais (Pusat Posko Bencana), maka kami pun hanya lewat saja dan tidak melakukan pemantauan.

Mendadak Asep menghentikan jip Taft-nya, ternyata yang kami saksikan adalah sebuah jembatan penghubung yang kondisinya terpisah menjadi 4 bagian. Jadi kendaraan pun yang lewat harus satu per satu...

Tujuan berikutnya Kecamatan KETAHUN (30-40KM dari Lais).
Dalam perjalanan ini kami berhenti beristirahat di BINTUNAN, pesisir pantai terdekat dengan pusat gempa. Tampak jelas tebing dinding tepi pantai yang berwarna merah segar, yang runtuh ke dasar laut. Dan, kondisi jalan aspal yang rusah parah.

Sepanjang 10KM kondisi jalan aspal semakin parah. Terdapat landasan aspal yang terpisah (sesar vertical) kira 50-70 cm, adalagi jalan aspal yang memang terputus sama sekali, sehingga angkutan truk pun sulit untuk dilalui bahkan ada yang hampir terbalik.

Dengan kondisi jalan seperti ini dapat dipastikan menghambat laju pengiriman distribusi logistik ke daerah bencana tentunya.

Jam 15:30 WIB rombongan tiba di Sengarai (326 jiwa) dan di S. Urai (244). Dua lokasi korban bencana yang tidak mendapat perhatian dari para donatur maupun pemerintah. Hanya terlihat bantuan kantong air bersih dari PDAM setempat. Kondisi disana banyak rusak parah mulai dari rumah tinggal, puskesmas, sarana ibadah dan sekolah. Berbagai jenis penyakit pun banyak beredar mulai dari disentri hingga malaria.

Setelah menurunkan sebagian bantuan logistik di kedua lokasi ini dan memperoleh langsung dari para korban bencana, rombongan pun melanjutkan perjalanan ke Muko Muko yang masih harus ditempuh dalam 6 jam, melalui Kecamatan Ketahun, Seblat, Medan Jaya. Di tengah perjalan kami berhenti sejenak untuk berbuka puasa dan makan malam...

Tiba di MUKO MUKO
Tepat pukul 12 malam kami tiba di Muko Muko, dan kami disambut Bapak Zaidin (Pamannya Wawan, salah satu anggota tim), kami ber-6 pun langsung istirahat karena rasa penat tidak terbendung lagi....

Good Night.....

Note:
*Bpk Zaidin ini akhir kami ketahui adalah Kepala Adat se Kabupaten Muko Muko. Di Muko Muko terapat 9 kelompok suku local dengan dialeknya yang berbeda-beda, dan beliau dikenal sebagai Kepala Suku yang disegani se Muko Muko ini....

Day 2.
Bincang-bincang dengan Pak Zaidin, Sang Kepala Suku.
Bangun pagi saya dan Ipaq membuat rangkuman perjalanan kemarin. Kami berdua berencana untuk mengunjungi dua lokasi parah akibat gempa yaitu: di perkampungan nelayan Muko Muko dan Kelurahan Sukamaju di perbukitan.

Atas saran Pak Zaidin, rombongan kami yang bergerak pagi itu jam 09:00 WIB dikawal oleh 2 orang preman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama kami melakukan survey dan pendataan di kampung nelayan. Dan sangat disarankan untuk tidak memberikan bantuan yang hanya ala kadarnya, karena akan menimbulkan kericuhan antara pihak kami dengan warga maupun warga dengan warga.

Sebagimana diberitakan di media massa bahwa derah perkampungan nelayan ini dikenal daerah yang tidak ramah terhadap pendatang apalagi semasa bencana ini berlangsung, hal ini pun diakui oleh Pak Zaidin sebagai Kepala adat.

Memasuki Kampung Nelayan
Memasuki perkampungan nelayan, terasa benar suasana bencana tidak saja gempa tapi juga gelombong pasang setinggi 4-5 meter (warga lokal menganggap sebagai tsunami). Rumah tinggal, ratusan perahu nelayan rusak, fasiitas pelelangan ikan yang rusak parah. Dan nampak jelas mereka adalah warga yang lapar dan haus bantuan dari pemerintah serta pihak-pihak independen.

Kami pun turun dari mobil setelah mendapat instruksi dari sang preman, karena keadaan aman terkendali. Saya dan Ipaq pun dengan leluasa melakukan tugas kami masing-masing. Nampak dari mata dan wajah mereka yang suka dan tidak suka akan kehadiran kami berdua. Kami pun pindah tempat berhubung para Ketua RT setempat tidak berada di lokasi yang katanya lagi melaut, dan kami pun akhir bertemu dengan Pak Amin Ketua RT 03.

Tidak dibutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan informasi dari Pak Amin, kami pun melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Sukamaju, dengan waktu tempuh hanya 45 menit.

Kunjungan ke Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teras Terunjam – Daerah Transmigrasi.
Keadaan bencana gempa pun kami rasakan, hanya saja warganya masih bersahabat. Kebanyakan dari mereka ada transmigran dari tanah Jawa dan Palembang. Kesedihan pun muncul disana, karena hingga saat ini warga di desa ini belum mendapat bantuan lanjutan, hanya segelas beras bantuan pemerintah untuk sekeluarga. Mereka pun tinggal di tenda-tenda darurat.

Disini kami menghabiskan seluruh logistik yang masih tersisa untu diberikan kepada warga Dusun 1, Kelurahan Sukamaju.

Kembali ke Bengkulu
Jam tangan menunjukan pukul 14:00, rombongan kami bergerak kembali ke Bengkulu. Rombongan sempat mampir di Sebai, untuk membeli tajil untuk makanan buka puasa kami. Dan akhirnya rombongan mengakhiri perjalanan panjang ini dengan tiba di Bengkulu pada pukul 21:00, dan langsung makan malam...Jam 11:00 pun kami sudah tertidur lelap.

Day 3
Pesawat AdamAir pun menunggu kami untuk brangkat ke Jakarta tepat pukul 08:10

Ucapan Terima Kasih
- Ibu Ismariah, Bengkulu
- Pak Zaidin-Muk Muko
- Asep, Wawan, Anto & Sarmen (Rep. WCC-Bengkulu)
Courtesy Photography by Radiana Mahaga & Charlie Tendean, Videography submitted separately.

‘TUGAS KAMI BELUM BERAKHIR, BENGKULU MASIH MENANTIKAN ULURAN TANGAN KITA SEMUA’

EventBUKA BERSAMA NATREKK 2007Sep 21, '07 3:44 AM
for everyone
Start:     Oct 5, '07 5:30p
Location:     Gedung Joang 45, Jl. Menteng Raya, Jkaarta Pusat
Tidak terasa kita sudah memasuki Bulan Ramadhan.
NaTrekk mengundang semua member untuk ikut bergabung dalam acara :
Buka Puasa bersama sekaligus merupakan ajang temu kangen untuk semua angkatan.
Biaya nya nggak mahal kog hanya 25.000 per orang.

Kalau mau ikut gampang kirim aja email japri ke :
Ida - jeng_ida@yahoo.com
(HP : 0816 790906)

Dan untuk memudahkan pemesanan makanan langsung saja transfer ke rekening :
BCA cabang Sabang
No Rek : 075-1375556
an. : Rosalia Heny

Jangan lupa menambahkan nomor urut pendaftaran pada 2 digit terakhir jumlah yang ditranfer, kemudian sms ke no 0816101842 (Heny)


Rgds,

Start:     Nov 23, '07 06:00a
End:     Nov 26, '07
Location:     BENGKULU, SUMATERA
Menjelang Ramadan tahun ini bangsa Indonesia disentak dengan gempa tektonik yang berkekuatan 7,9SR terjadi di Bengkulu pada tanggal 11 September 2007, tepat pada pukul 18:10WIB.

Gempa tersebut mengakibatkan korban materi dan jiwa, serta kerusakan infrasturktur yang memprihatinkan.

Setelah Humanitarian Aid untuk Gempa Jogjakarta, Tsunami Pangandara & Longsor Gn. Pancar, White Collars Care (WCC) tergerak melakukan satu kegiatan sosialnya kembali, untuk membantu meringankan beban penderitaan para korban bencana tersebut.


Konkrit pelaksanaan direncanakan sebagai berikut:

Tahap Penjajakan (Survey Lapangan), 22-24 September 2007.

Survey lapangan bertujuan mendapatkan informasi aktual langsung di daerah korban bencana. Kegiatan in akan memfokuskan pada daerah yang mengalami kerusakan dan korban manusia terparah, yaitu; Kecamatan Lais, Ketahun, Putri HIjau. Target kerja yang akan dicapai adalah: jumlah KK yang tertimpa bencana, pemetaan lokasi bencana, transportasi, logistic & procurement, penghubung WCC, dll

Berdasarkan hasil survey WCC akan merangkum ‘Assessment Report’ sebagai bahan untuk menyiapkan ‘Program Plan’ untuk penyaluran bantuan.
WCC membuka kesempatan bagi teman-teman yang ingin menyalurkan bantuan baik dalam bentuk dana maupun natura/barang.

Bantuan dalam bentuk dana dapat ditransfer ke rekening White Collars Care, di BCA Cabang Wisma GKBI No. Rek. 006032007, a/n Radiana Mahaga/Metty Dewi.

Sedangkan bantuan dalam bentuk natura/barang dapat dikirim ke Perwakilan WCC di Bengkulu, ditujukan kepada Sdr. Asep (HP: 0852 1644 3934/ R:0736 22520), Jl. Danau No. 45-Bengkulu.

Baik bantuan dana maupun natura/barang sudah kami terima paling lambat hari Jumat, 21 September 2007.


Tahap Pengumpulan Bantuan

Setelah assessment dan Plan Report selesai dirancangkan, WCC akan mengajukan proposal untuk pengumpulan dana dari para sponsor institusional. WCC membuka diri untuk menerima sponsor dari berbagai pihak baik sponsor institusi yang selama ini sudah bekerjasam dengan WCC, maupun perusahaan yang akan bekerjasama.


Tahap Pelaksanaan Distribusi

WCC merencanakn pendistribusian yang disampaikan langsung kepada para korban bencana pada tanggal 19-21 Oktober 2007. Teknis pendistribusian akan dijelaskan dalam proposal sponsorship.

Atas partisipasi teman-teman kami ucapkan terima kasih.

White Collars Care

a/n. Charlie T. (08129555337) & Radiana M. (08161100108)

Sekretariat White Collars Care:
Jl. Pulo Raya IV No. 16, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Telpon 021 7396681

Start:     Sep 22, '07 06:00a
End:     Sep 24, '07 10:00a
Location:     BENGKULU, SUMATERA
Menjelang Ramadan tahun ini bangsa Indonesia disentak dengan gempa tektonik yang berkekuatan 7,9SR terjadi di Bengkulu pada tanggal 11 September 2007, tepat pada pukul 18:10WIB.

Gempa tersebut mengakibatkan korban materi dan jiwa, serta kerusakan infrasturktur yang memprihatinkan.

Setelah Humanitarian Aid untuk Gempa Jogjakarta, Tsunami Pangandara & Longsor Gn. Pancar, White Collars Care (WCC) tergerak melakukan satu kegiatan sosialnya kembali, untuk membantu meringankan beban penderitaan para korban bencana tersebut.

Konkrit pelaksanaan direncanakan sebagai berikut:

Tahap Penjajakan (Survey Lapangan), 22-24 September 2007.

Survey lapangan bertujuan mendapatkan informasi aktual langsung di daerah korban bencana. Kegiatan in akan memfokuskan pada daerah yang mengalami kerusakan dan korban manusia terparah, yaitu; Kecamatan Lais, Ketahun, Putri HIjau. Target kerja yang akan dicapai adalah: jumlah KK yang tertimpa bencana, pemetaan lokasi bencana, transportasi, logistic & procurement, penghubung WCC, dll

Berdasarkan hasil survey WCC akan merangkum ‘Assessment Report’ sebagai bahan untuk menyiapkan ‘Program Plan’ untuk penyaluran bantuan.
WCC membuka kesempatan bagi teman-teman yang ingin menyalurkan bantuan baik dalam bentuk dana maupun natura/barang.

Bantuan dalam bentuk dana dapat ditransfer ke rekening White Collars Care, di BCA Cabang Wisma GKBI No. Rek. 006032007, a/n Radiana Mahaga/Metty Dewi.

Sedangkan bantuan dalam bentuk natura/barang dapat dikirim ke Perwakilan WCC di Bengkulu, ditujukan kepada Sdr. Asep (HP: 0852 1644 3934/ R:0736 22520), Jl. Danau No. 45-Bengkulu.

Baik bantuan dana maupun natura/barang sudah kami terima paling lambat hari Jumat, 21 September 2007.


Tahap Pengumpulan Bantuan

Setelah assessment dan Plan Report selesai dirancangkan, WCC akan mengajukan proposal untuk pengumpulan dana dari para sponsor institusional. WCC membuka diri untuk menerima sponsor dari berbagai pihak baik sponsor institusi yang selama ini sudah bekerjasam dengan WCC, maupun perusahaan yang akan bekerjasama.



Tahap Pelaksanaan Distribusi

WCC merencanakan pendistribusian yang disampaikan langsung kepada para korban bencana pada tanggal 19-21 Oktober 2007. Teknis pendistribusian akan dijelaskan dalam proposal sponsorship.

Atas partisipasi teman-teman kami ucapkan terima kasih.

White Collars Care
a/n. Charlie T. (08129555337) & Radiana M. (08161100108)

Sekretariat White Collars Care:
Jl. Pulo Raya IV No. 16, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Telpon 021 7396681

Photo AlbumPONDOK PESANTREN AL AMIEN (11 photos)Sep 14, '07 3:03 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sekilas Pesantren
Pesantren ini dihuni sebanyak 80 org santri terdiri atas 34 santri laki - laki dan 46 santri perempuan.Usia berkisar antara 12 sampai 20 th,dari SD sampai SMA ( rata-rata SMP ). Terdiri atas anak yatim piatu,anak pengungsi dari ambon,serta dhuafa.Pengelolaan dilakukan swadaya, tidak ada donatur tetap perbulannya,untuk mencukupi kebutuhan sehari - hari mereka juga membuat kolam ikan di areal belakang pesantren. .Kegiatan sehari harinya
bersekolah formal dan mengaji semua dilakukan dilingkungan pesantren.

Fasilitas pesantren terdiri atas :
- Masjid
- Asrama Putra 2 ruangan masing-masing di huni 17 org
- Asrama Putri 6 ruangan kecil masing-masing dihuni 7 dan 8 org
- MCK Putra 4 dan MCK Putri 6
- Kolam Ikan
- Dapur
- Kandang Hewan

berita selanjutnya bisa dilihat disini...
http://c10dean.multiply.com/calendar/item/10048/BAKSOS_RAMADHAN_supported_by_NATREKK_PENDAKI_HIGHCAMP_JEJAK_PETUALANG_updated_September_14_2007

Start:     Sep 29, '07 10:00a
End:     Sep 29, '07 7:00p
Location:     Pesantren Yatim Piatu di Bojong Gede (dekat Stasiun)
PROPOSAL KEGIATAN
Perihal : Penggalangan dana bantuan


Pengantar

Besarnya jumlah anggota yang terlibat dalam berbagai milist petualangan dengan berbagai latar belakang kehidupan anggotanya telah menyadarkan kami (panitia) akan adanya sebuah potensi besar yang bisa dilakukan secara bersama untuk mewujudkan sebuah kegiatan kemanusiaan dan membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Kami percaya bahwa dengan mewujudkan kegiatan kemanusiaan ini maka jalinan rasa persaudaraan akan lebih erat terjalin di antara member milist dan juga kita semua bisa lebih bekerja sama untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik untuk bangsa ini dengan cara berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan.

Menyadari segala keterbatasan yang ada pada kami, maka dengan tidak mengurangi rasa hormat kami kepada anda, kami telah membentuk sebuah kepanitiaan yang anggotanya secara ikhlas memberdayakan waktu dan tenaganya untuk mewujudkan kegiatan ini dan kami juga tetap membuka tangan kami untuk anda semua yang ingin terlibat dalam kepanitiaan ini.

Dengan memaparkan sebuah proposal kegiatan kemanusiaan ini, besar harapan kami atas uluran tangan dan bantuan anda semua untuk mewujudkan kegiatan ini.

Proposal ini juga ditujukan kepada instansi/perusahaan dan masyarakat umum yang ingin turut membantu dan memberikan sumbangsihnya atas kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang kurang mampu.

Akhirnya dengan mengharap kasih-sayang Nya, semoga apa yang kita telah berikan dapat menjadi langkah awal kehidupan dan kemudahan kita ke arah yang lebih baik.


Jakarta, 17 September 2007

Atas nama Milist Petualangan
Highcamp–Ibackpacker-Indobackpacker-JP-KKC-Merbabu-NaTrekk-Pangrango–Pendaki

A. Bentuk dan Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk dari kegiatan adalah Bakti Sosial yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 29 September 2007


B. Lokasi Kegiatan
Pondok pesantren moderen ‘Al-Amien’
Desa Susukan, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Kurang lebih 300 meter setelah pintu perlintasan KA Stasiun Bojong Gede.

C. Sekilas Keadaan Lokasi Kegiatan
Pesantren ini dihuni lebih kurang 80 siswa (santri) yang menetap dengan kondisi yang cukup memprihatinkan. Terdiri atas 34 santri laki-laki dan 46 santri perempuan dengan rentang usia 12 – 20 tahun. Lebih dari 80% penghuni tetap pesantren berasal dari keluarga tidak mampu hingga pengungsi sehingga tidak jarang pada akhirnya pihak pesantren secara swadaya tetap mengupayakan keberlangsungan kehidupan pesantren ini dengan mengandalkan bantuan yang sifatnya tidak tetap dari lingkungan sekitarnya.

Akibat mimimnya bantuan dari pihak luar dan keterbatasan pemilik pesantren untuk mencukupi berbagai kebutuhan telah menjadikan para santri hidup dalam keterbatasan dan kekurangan untuk memenuhi kebutuhan sarana tinggal mereka dan bisa dikatakan nyaris tidak memenuhi standard kelayakan tinggal dan pemenuhan kesehatan.

Fasilitas yang ada pada lokasi adalah sebagai berikut
- Mesjid, hasil sumbangan instansi tertentu, kondisi terawat dan dijadikan pusat kegiatan.
- Bangunan Pendidikan / Sekolah, Hasil sumbangan instansi tertentu, kondisi kurang terawat dan dijadikan sarana pendidikan.
- Asrama Menginap, Putra 2 kamar dan putri 6 kamar dengan kondisi memprihatinkan. 1 kamar putra dihuni 17 orang santri dengan luas kurang lebih 6 X 6 meter dan 1 kamar putri dihuni 6-7 orang santri dengan luas kurang lebih 3 X 3 meter, semua santri tidur dengan alas/tikar seadanya, kondisi bangunan kamar yang rapuh.
- MCK putra dan putri, 2 sumur galian dan ruangan MCK dengan kondisi memprihatinkan.
- Kolam ikan, Hasil sumbangan instansi tertentu, kurang berfungsi dan diberdayakan karena keadaan
- Dapur, kondisi memprihatinkan
- Kandang hewan, sudah tidak berfungsi dan dijadikan tempat menjemur pakaian
- Koperasi, diperbantukan untuk memenuhi kebutuhan santri

D. Bentuk Bantuan dan Sumbangan
Setelah meninjau secara langsung ke lokasi dan mengumpulkan berbagai informasi dari pihak pesantren, maka kami selaku panitia BAKSOS telah sepakat menetapkan beberapa prioritas utama untuk menyalurkan bantuan dan sumbangan.

D.1 Prioritas dan Pertimbangan
Adapun prioritas utama ditetapkan dengan pertimbangan sebagai berikut :
- Memperbaiki semaksimal mungkin sarana tempat tinggal santri agar memenuhi kebutuhan mereka sehingga diharapkan akan memberikan sedikit kenyamanan baik sebagai sarana tinggal dan belajar.
- Memperbaiki semaksimal mungkin kwalitas kesehatan dengan cara memperbaiki kebutuhan MCK sehingga diharapkan para santri dapat terhindar dari berbagai penyakit.

D.2 Materi Kebutuhan
Segala bentuk sumbangan dan bantuan (perbaikan) yang akan dilakukan tentunya tidak terlepas dari pemenuhan kebutuhan / materi penunjang yang akan diberikan. Berdasarkan pertimbangan prioritas di atas maka telah ditetapkan barang-barang / materi yang akan diberikan sebagai berikut :
- Kasur, bantal dan selimut
- Kawat nyamuk, korden
- Lemari pakaian (loker)
- Bak mandi dan peralatan MCK
- Kompor dan peralatan masak
- Cat tembok dan berbagai perkakas

D.3 Sumber Bantuan dan Sumbangan
Sumber bantuan dan sumbangan diperoleh dari :
- Member dari beberapa milist petualangan yang terlibat dalam kegiatan
- Instansi / Perusahaan
- Masyarakat Umum

D.4 Bentuk Bantuan dan Sumbangan
Adapun bentuk bantuan dan sumbangan yang kami harapkan sebagai berikut :
- Uang (primer), Pengumpulan dana (uang) ini akan digunakan untuk membeli berbagai barang/materi yang dibutuhkan sesuai Materi Kebutuhan di atas dan telah disepakati sebagai sasaran utama pengumpulan bantuan utama kami.
- Barang (sekunder), kami juga menerima bantuan dalam bentuk lain tetapi dengan tidak mengurangi rasa hormat kami kepada anda bahwa bentuk bantuan dan sumbangan ini tidak menjadi sasaran utama kami dalam pengumpulan bantuan dan sumbangan namun kami tetap akan menyalurkan bantuan anda melalui program BAKSOS ini.

D.5 Rincian dan Nilai Kebutuhan
Adapun rincian dan detail nilai dari kebutuhan yang akan disalurkan melalui program Bakti Sosial ini adalah sebagai berikut
Kasur 80 buah @ Rp 175.000 Rp 14.000.000
Bantal 80 buah @ Rp 20.000 Rp 1.600.000
Selimut 80 buah @ Rp 15.000 Rp 1.200.000
Korden Jendela 30 buah @ Rp 15.000 Rp 450.000
Kawat Nyamuk 100 m @ Rp 5000 Rp 500.000
Lemari pakaian 10 buah @ Rp 250.000 Rp 2.500.000
Tempat Air 10 buah @ Rp 75.000 Rp 750.000
Kompor (GAS+Tabung) 2 buah @ Rp 600.000 Rp 1.200.000
Peralatan mandi 10 buah @ Rp 5000 Rp 50.000
Cat tembok (25 liter) 4 buah @ Rp 250.000 Rp 1.000.000
Total Rp 23.250.000

D.6 Penyaluran Bantuan dan Sumbangan
Bentuk bantuan dan sumbangan berupa uang anda dapat disalurkan melalui rekening sebagai berikut :

Milist Highcamp
- Bank Mandiri 126-000-445-0069 a/n : Muhammad Anshori
Milist Indobackpacker
- BCA 766-0206-404 a/n : Rini Wulandari
Milist Jejak Petualang & Milist Ibackpacker
- BCA 075-1163-109 a/n : Agustina Susanti
Milist Merbabu
- Bank Mandiri 128-000-111-8329 a/n : Ahmad Sofiyan
Milist Natrekk & Milist KKC :
- Bank Mandiri 070-000-437-1766 a/n : Vera Novriyanti
- BCA 766 0070 855 a/n : Vera Novriyanti
Milist Pangrango
- BCA 450-0084-311 a/n : Yuniarti Purwandini
Milist Pendaki
- BCA 532-0121-452 a/n : Faried

Batas penyerahan bantuan adalah : 27 September 2007, pukul 23.59 WIB

E. Penutup
Hasil dari penggalangan dana dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan ini akan diumumkan secara tertulis dan dipublikasikan pada milist dan website masing-masing milist atau diberikan secara khusus kepada pihak/instansi yang telah memberikan bantuan secara khusus (jika diminta) maksimal 14 hari setelah kegiatan berlangsung.

Terimakasih atas perhatian dan bentuk bantuan yang telah anda berikan, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas setiap kebaikan anda dengan berlipat ganda. Amin

SUSUNAN PANITIA KEGIATAN

Ketua : Muhammad Anshori (Ori)
Wakil Ketua : Nanda Devi
Sekretaris : Yuniarti Purwandini (Titi) & Heni Rianawanty
Bendahara : Erni Wardhani & Ririh Tanti Lestari
Dokumentasi : R. Joko Sutias & Heri Supriyanto
Humas : Agustina Susanti (Nhanha)
Perlengkapan : Faried Rizky, Widodo, Edy Prabowo
Koordinator Milist : Moderator masing-masing Milist

INFORMASI DETAIL
- Ori : 0815 9538 317
- Nanda : 0812 9166 423
- Faried : 0815 1360 2893
- Nhanha : 0815 9919 459
- email : baksosmp@gmail.com



Reference foto lihat disini:
http://c10dean.multiply.com/photos/album/89/FOTO_PONDOK_PESANTREN_AL_AMIEN

Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help